PENGUATAN MANAJEMEN KEUANGAN UMKM SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN USAHA DI IKM KARYA MANDIRI
Kata Kunci:
Manajemen Keuangan, UMKM, Keberlanjutan Usaha, Literasi Keuangan, Digitalisasi KeuanganAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen keuangan pelaku UMKM di IKM Karya Mandiri, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah belum adanya sistem pencatatan keuangan yang teratur, pencampuran antara keuangan pribadi dan usaha, serta rendahnya pemahaman dalam menyusun laporan keuangan sederhana. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu observasi awal, pelatihan pencatatan keuangan, pendampingan penyusunan laporan keuangan, dan penerapan aplikasi digital BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi keuangan mitra dari 55% menjadi 88% serta kemampuan penyusunan laporan keuangan dari 45% menjadi 82%. Mitra telah mampu mencatat transaksi harian, menyusun laporan laba rugi, serta memisahkan keuangan pribadi dan usaha secara mandiri. Selain peningkatan teknis, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku mitra menuju pengelolaan usaha yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini berpotensi direplikasi untuk UMKM lain di wilayah Sumenep sebagai model penguatan kapasitas manajemen keuangan berbasis digital.
